Gerbang gerbang logika dasar

            Gerbang logika didalam teknik digital dapat diartikan sebagai elemen dasar di dalam suatu rangkaian yang menggunakan sistem digital. Adakalanya seseorang menegenal beberapa istilah di dalam teknik digital, seperti pencacah (counter), multiplekser ataupun encoder dan decoder. Tetapi kebanyakan dari mereka tidak mengetahui darimana dan bagaimana alat ini di bentuk. Hal ini dikarenakan adanya IC (integrated circuit) yang memberikan semua fungsi secara praktis dan lebih mudah tanpa mengetahui bagaimana alat tersebut bekerja. Bagi yang sudah mengetahui bagaimana suatu alat bekerja tentu hal ini tak akan jadi masalah. Namun bagi para pemula hal ini dapat memberikan pandangan yang salah tentang teknik digital. Untuk itulah artikel ini ditujukan untuk para pemula yang baru menegenal teknik digital. 
             Semua fungsi digital pada dasarnya tergabung dari beberapa gerbang gerbang logika dasar yang disususn berdasarkan fungsi yang di inginkan. Gerbang gerbang ini bekerja atas dasar logika tegangan. Di dalam teknik digital yang di maksud logika disini adalah angka "0" dan "1". angka "0" berarti tidak ada tegangan, sedangkan angka "1" berarti ada tegangan. Untuk menambah pemahaman saudara, lihatlah ilustrasi yang ditunjukkan oleh gambar 1


Dari gambar di atas dapat di analogikan sebagai berikut:
  1. Jika kita menutup saklar, maka ada tegangan sehingga lampu menyala. Dalam permasalahan ini menutup saklar berarti dapat di analogikan sebagai logika "1"
  2. Jika kita membuka saklar, maka tidak ada tegangan sehingga lampu tak menyala. Dalam permasalahan ini membuka saklar dapat dianalogikan sebagai logika "0"
           Bagi para pemula penjelasan di atas mungkin belum memberikan gambaran apa apa tentang bagaimana  suatu rangkaian yang berbasis logika dapat dirancang. Penjelasan mengenai macam macam logika dibawah ini mungkin dapat memberikan pemahaman yang lebih lanjut.
Gerbang NOT (Gerbang Pembalik)
           Gerbang NOT atau gerbang pembalik memiliki fungsi membalik logika tegangan input nya pada output nya. Membalik dalam hal ini berarti membalik suatu logika tegangan, yaitu mengubah logika "0" menjadi logika "1" atau sebaliknya. Dibawah ini terdapat gambar 2 yang melilustrasikan gerbang NOT yang mungkin dapat memperjelas cara kerjanya.
         
             Keadaan awal dari rangkaian diatas adalah saklar satu terbuka sedangkan saklar dua menutup, sehingga menyebabkan lampu menyala. Perhatian, relay yang dipakai disini adalah relay dengan mode normal on. Artinya dalam keadaan tak bekerja relay menyebabkan saklar dua menutup. Sebaliknya bila ia bekerja saklar dua terbuka. Saklar satu dianggap sebagai input gerbang sedangkan lampu sebagai output nya. Bila saklar satu di tutup (input berlogika "1") tegangan akan masuk ke relay dan menyebabkan bekerja sehingga saklar dua terbuka dan lampu menjadi padam (output berlogika "0"). Sebaliknya, bila saklar satu di buka (input berlogika "0") relay menjadi tak bekerja sehingga saklar dua menutup dan lampu menyala (output berlogika "1"). Tabel 1 akan mewakili penjelasan diatas.

Dalam dunia teknik digital gerbang NOT disimbolkan seperti yang terlihat pada gambar 3
        
                Apabila Inputnya diberi logika "1" maka outputnya akan berlogika ''0''. Itulah sebabnya Gerbang logika ini disebut gebang logika NOT.